WORKSHOP SINKRONISASI KURIKULUM

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, mengatakan, Kurikulum dirancang agar lebih banyak melihat kebutuhan industri. “Kita akan berikan kemerdekaan pada SMK untuk mengisi kurikulum yang lebih ‘menikah’ dengan industri,” Dengan adanya kerjasama industri ini proses pendidikan yang ada disekolah disesuaikan dengan kebutuhan industri. Hal ini diharapkan keterserapan tamatan di dunia industri meningkat, salah satu upaya yang dilakukan sekolah dan pihak industri adalah dengan membentuk kelas Industri. Dibentuknya kelas Industri ini diharapkan akan menghasilkan peserta didik yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang dibutuhkan oleh industri yang bekerjasama dengan sekolah.

Terbentuknya kelas industri ini adalah untuk meminimalkan kesenjangan yang terjadi antara pendidikan di sekolah dan dunia industri. terbentuknya kelas industri tersebut akan menghasilkan lulusan peserta didik yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang dibutuhkan perusahaan dan industri.

         Meninjak lanjuti pernyataan diatas SMK N 1 Purwokerto  Melaksanakan  kegiatan

“  Workshop Sinkronisasi Kurikulum Dan Persiapan Kelas Industri Dan Dunia Kerja (Iduka) Dalam Program Membangun Link & Match Industri Dan SMK  ”  yang bertujuan untuk :

  1. Menyelaraskan Kurikulum sekolah dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh Industri dan Dunia Kerja.
  2. Menghasilkan tenaga kerja yang bermutu yaitu tenaga yang memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan, dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan.
  3. Memperkokoh keterkaitan dan kesepadanan antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan pasar kerja.
  4. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga bermutu.
  5. Memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan. Workshop Kurikulum dan Persiapan Kelas Industri

Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari, tanggal : Rabu, 27 Januari 2021, pukul 08.00 sanpai dengan pukul 12.00. Kegiatan ini dilaksanakan di Red Chili Restaurant, Jalan Raya Baturraden KM 6, Purwokerto.

Kegiatan ini diikuti oleh Industri dan Dunia Kerja antara lain PT. Rita Ritelindo, PT. Nemolab Nusa Infomedia, PT. Kombas Digital Internasional, Icon plus  dan Telkomsel masing-masing dua orang, perwakilan Guru-guru Produktif  Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, Bisnis Daring dan Pemasaran, serta Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran masing-masing dua orang. Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X, Komite Sekolah dan segenap Panitia dengan total keseluruhan berjumlah 36 peserta.

Semoga dengan selesainya kegiatan Sinkronisasi Kurikulum dan Persiapan Kelas Industri ini dapat sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Semua ini akan dapat terwujud dengan baik atas dukungan yang maksimal dari semua komponen yang terkait dalam kegiatan Sinkronisasi Kurikulum dan Persiapan Kelas Industri. Atas dukungan serta peran serta semua pihak kami mengucapkan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *