Tes Bakat Skolastik (TBS) merupakan sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang kemampuan. Tes ini juga dapat mencerminkan tingkat kecerdasan intelektual (IQ) seseorang. Di Indonesia, tes ini telah menjadi salah satu tes standar ujian masuk Perguruan Tinggi maupun tes penyaringan untuk keperluan lainnya.

Tes Bakat Skolastik yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Purwokerto pada Selasa, 2 Oktober 2018 memiliki 4 jenis soal yaitu tes verbal, tes penalaran, dan tes numerik. Tes verbal atau bahasa berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata. Tes logika atau penalaran berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita, dan tes logika diagram. Tes numerik berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmatik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka, dan tes angka dalam cerita.

Ada 12 Lab komputer yang digunakan untuk pelaksanaan tes tersebut. Dengan dibantu tim teknisi SMK N 1 Purwokerto. Bapak Jundi selaku guru program kejuruan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) menyampaikan bahwa Tes Bakat Skolastik sangat bermanfaat untuk siswa kelas XII karena tes tersebut dapat membantu siswa mengetahui kompetensi mereka dalam bidang verbal, penalaran, dan angka. Selain hal itu mereka dapat mempersiapkan diri lebih matang ketika mereka lulus dalam persiapannya ke dunia kerja maupun bagi mereka yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Dengan adanya Tes Bakat Skolastika yang menggunakan aplikasi CBT atau aplikasi yang sama untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer dapat membantu siswa untuk lebih percaya diri dalam menghadapi Ujian Nasional yang akan datang.