PSPA Satria Baturaden bekerjasama dengan BK SMKN 1 Purwokerto, belum lama ini mengadakan kegiatan terapi kelompok. Kegiatan yang mengambil tema “Membangun Kesamaan Persepsi dalam Pengembangan Perilaku Anak” ini diikuti oleh perwakilan siswa SMKN 1 Purwokerto dan beberapa perwakilan dari sekolah lain di Kabupaten Banyumas.

Kegiatan yang berlangsung selama sehari ini, juga melibatkan orang tua siswa. Penyuluhan dari psikolog, Psikotes siswa peserta, seminar dan outbond, adalah rangkaian acara dalam kegiatan tersebut. Kegiatan  dikemas sangat menarik sehingga baik siswa mapun orang tua siswa mengikuti dengan sangat antusias. Ibu Tuti Hartini menyampaikan bahawa “Dengan kegiatan ini diharapkan, tercipta hubungan yang lebih baik lagi antara siswa dengan orang tua, juga antara siswa dengan teman-temannya”. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa kegiatan ini, selain memanfaatkan ruang aula, juga memnfaatkan ruang aula terbuka dan halaman sekolah. Sebab ada kegiatan outbond untuk siswa dan kegiatan seminar untuk orang tua siswa.

Panti Sosial Petirahan Anak “Satria” Baturaden adalah  Unit Pelayanan Teknis (UPT) di Lingkungan Departemen Sosial RI yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Depsos RI.

Panti Sosial Petirahan Anak “Satria” Baturaden mempunyai tugas memberikan bimbingan, pelayanan, dan rehabilitasi sosial yang bersifat kuratif, rehabilitatif, promotif dalam bentuk bimbingan pengetahuan dasar pendidikan, fisik, mental, sosial, pelatihan keterampilan, resosialisasi, bimbingan lanjut bagi anak yang mengalami hambatan belajar karena menyandang masalah sosial agar potensi dan kapasitas belajarnya pulih kembali, dapat berkembang secara wajar, serta pengkajian dan penyiapan standar pelayanan dan rujukan.

Dalam melaksanakan tugas pelayanan, PSPA “Satria” Baturaden menyelenggarakan fungsi :

  • Penyusunan rencana dan program, evaluasi dan laporan
  • Pelaksanaan registrasi, observasi, identifikasi, diagnosa sosial, dan perawatan
  • Pelaksanaan pelayanan dan rehabilitasi sosial yang meliputi bimbingan mental, fisik, dan keterampilan
  • Pelaksanaan resosialisasi, penyaluran, dan bimbingan lanjut
  • Pelaksanaan pemberian perlindungan sosial, advokasi sosial, informasi dan rujukan
  • Pelaksanaan pusat model pelayanan rehabilitasi dan perlindungan sosial
  • Pelaksanaan urusan tata